Pernah Singgah
Menerawang jauh kedalam angan, Mengandai pada suatu yang tak dapat dicapai, Kau adalah orang asing yang menjadikan malam bagai jerit pedih tak berkesudahan, Kau yang membuat siang bagai suatu kehampaan diantara kebisingan Karnaa kau hati ini retak ketika jiwa berharap menjadikan kita satu dalam ikat suci Namun, terlambat bagiku yang telah mencampakan banyak waktu Cukup bagiku memandangmu dari jauh Menyembunyikan perih yang tak tau kapan sembuh Takk mungkin aku tak rapuh Rasa ini terlalu dalam tumbuh Namun sesal hanyakan membuatku lumpuh Sedang waktupun tak kan merubah apapun Ia berlalu dan terus membuat hari baru Biarlah hati patah karna kau yang pernah singgah, berharap esok akan ada yang menetap